Garuda Shield, Program Latihan Bersama TNI AD dan US Army

  • Whatsapp

BabatPost.com – Untuk memperkuat kerjasama dengan US Army, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menggagas program latihan bersama yakni Garuda Shield ke-15 tahun 2021.

Latihan bersama ini diikuti TNI AD dan US Army, yang berlangsung pada tiga titik Daerah Latihan (Rahlat). Yakni rahlat Pusat Latihan Tempur Baturaja, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) rahlat Makalisung, dan rahlat Amborawang yang akan dilaksanakan secara serentak pada 1-14 Agustus 2021.

Komandan Kodiklat Angkatan Darat, Letjen TNI A.M. Putranto telah melaporkan kepada KSAD mengenai persiapan yang berjalan lancar serta kerja sama antar satuan TNI AD yang terlibat dalam pelaksanaan Garuda Shield ke-15 Tahun 2021.

“Khusus untuk Kodam VI, perubahannya sangat signifikan, dari Amborawang termasuk akomodasi sangat baik, dan dari Pangdam sudah maksimal untuk membantu. Dan diharapkan satu minggu sebelumnya sudah bisa selesai,” kata Putranto,  Selasa (27/7)

Dia menyampaikan, kegiatan penyiapan medan latihan secara umum sudah 80 persen, karena telah melakukan peninjauan dengan Danpussenif serta unsur-unsur terkait. Selain itu, ia juga menyampaikan penambahan personel penerjun dari Amerika Serikat yang semula 300 orang menjadi 670 orang.

Menanggapi hal tersebut, Jenderal TNI Andika Perkasa meminta untuk pengecekan landing zone atau daerah pendaratan para penerjun.

“Pastikan ada tim dari Penerbad yang akan mengecek, khususnya pendaratan heli black hawk mereka. Oleh karena itu kalau ada yang perlu perkuatan, kita harus segera siapkan,” katanya.

Andika juga memberikan arahan agar tetap mengutamakan faktor keamanan baik personel dan materiil TNI AD dan US ARMY. Serta menjunjung prinsip saling menghormati dan mengharga. “Sehingga terjalin persahabatan yang baik,” katanya.

Commanding General of USARPAC General Charles A Flynn juga merasakan hal yang sama. la mengaku sangat menantikan kesempatan hadir dalam Garuda Shield.

“Saya sudah beberapa kali ke Indonesia, sangat ingin kembali kesana. Saya juga sangat menantikan karena program ini seperti latihan multinasional Pasifik, menjelajah ke wilayah negara lain,” ujar General Charles A Flynn.

Garuda Shield adalah program latihan bersama tahunan antara TNI AD dengan tentara AS. Latihan bersama tersebut biasa dilaksanakan selama dua minggu di Indonesia.

Tahun ini merupakan program yang ke-15 dan akan berlangsung pada 1 Agustus hingga 14 Agustus 2021. Latihan bersama ini akan diikuti oleh 2.246 personel TNI AD.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Tatang Subarna menyebut Garuda Shield merupakan latihan bersama terbesar dalam sejarah kerja sama TNI AD dan tentara AS.

Sebelumnya, latihan bersama Garuda Shield digelar di Bogor, pada September 2020. Program ini pertama kali berlangsung pada 2009, di Bandung, Jawa Barat.

Garuda Shield kali ini dilaksanakan di tiga titik daerah latihan (Rahlat). Ketiganya adalah Pusat Latihan Tempur Baturaja, Makalisung, dan Amborawang. Materi latihannya terkait latihan lapangan, menembak, medis, dan penerbangan. Materi tersebut nantinya akan bermanfaat untuk pelaksanaan penugasan di kemudian hari. Termasuk dalam tugas atau latihan bersama dengan tentara negara sahabat.

Latihan bersama pada program ini melatih kerjasama Komandan Satuan dan para stafnya. Terutama dalam merencanakan suatu operasi pertempuran yang akan dilaksanakan. Biasanya disebut dengan proses pengambilan keputusan taktis (PPKT). Latihan ini juga menyiapkan sarana capacity building bagi negara pengirim pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu juga meningkatkan hubungan antar-peserta latihan dari kedua negara.

Garis besar kegiatan Latma Garuda Shield TNI-AD dgn  US ARMY, Dengan Jadwal Sementara Sebagai Berikut:

1. Pelaksanaan Latma Garuda Shield, tanggal 1 hingga 14 Agustus 2021

2. Kasad berada di Puslatpur (daerah Latihan) Tanggal 1 hingga 5 Agustus 2021.

3. Pembukaan dan puncak Latihan (pertama) Tanggal 4 Agustus 2021.

4. Penutupan Latihan Tanggal 14 Agustus 2021.

 

Related posts